Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2012

Festival Memorandum Madura 2012

Festival Memorandum Madura Slideshow Slideshow : TripAdvisor™ TripWow ★ Festival Memorandum Madura Slideshow Slideshow ★ to Kabupaten Sumenep (near Situbondo) and Surabaya. Stunning free travel slideshows on TripAdvisor |Ferry Arbania|

Tetap Hidup Miskin di Tengah Rezeki Nomplok ‘Emas Hitam’

Gambar
Badan Pelaksana Industri Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) menyatakan total pendapatan industri hulu (eksploitasi) migas selama 2011 tercatat sebesar 34,4 miliar dolar AS atau setara Rp 310 triliun. Sebagian dikontribusi oleh industri migas lepas pantai Madura. Namun, masyarakat Madura sebagian besar masih hidup miskin. Koresponden Surabaya Post Etto Hartono melaporkan dari Sumenep.  DANA bagi hasil minyak dan gas (DBH Migas) yang diperoleh pemerintah Kabupaten Sumenep dan ditargetkan mencapai Rp 6,18 miliar pada tahun 2011 ini, ternyata hanya terealisasi Rp 5,38 miliar. Sedangkan DBH minyak dari yang ditarketkan sebesar Rp 1,46 miliar hanya terealisasi sebesar Rp 1,7 juta. Minimnya DBH Migas, membuat masyarakat sekitar lokasi eksploitasi ”emas hitam” –istilah lain untuk migas, masih hidup miskin.  Anggota DPRD Sumenep, Nur Asyur mengatakan, pendapatan DBH Migas Sumenep masih jauh dari yang diharapkan masyarakat Sumenep. Trickle down effect-nya pun tidak terasa. Mas...

Sumenep Kaya Migas, Tapi Miskin

Gambar
ANJUNGAN minyak lepas pantai milik Beyond Petroleum (dahulu bernama British Petroleum) di Kepulauan Kangean, Madura, ternyata tidak juga memberikan dampak kesejahteraan (trickle down effect) bagi masy Pemerintah daerah mendesak tambahan bagi hasil migas SUMENEP - Bupati Sumenep, A Busyro Karim, meminta agar pendapatan bagi hasilc dari sumber migas ditingkatkan, sehingga masyarakat Sumenep bisa menikmati hasil kekayaan migas secara merata, lebih-lebih masyarakat yang dekat dengan lokasi eksploitasi migas. "Saat ini, ada 10 perusahaan atau kontraktor kotrak kerja sama (K3S) migas yang sedang menggarap blok atau wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi. Dua diantaranya sudah berproduksi, yakni di Pagerungan, Kecamatan Sapeken, dan Giligenting, Kecamatan Giligenting," kata Busyro, Selasa (14/2) siang. Dari laporan pihak Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, kandungan gas mencapai sekitar 6 triliun kaki kubik gas yang masih bi...

DBH Migas ‘Menguap’ Rp 975 miliar

Dana bagi hasil migas Sumenep dari Blok Maleo justru masuk ke Pemprov Jatim  SUMENEP - Masyarakat Kabupaten Sumenep kehilangan dana bagi hasil (DBH) Migas dari Blok Maleo pada kisaran Rp 975 miliar sejak 2007 sampai 2011, menyusul direbutnya lapangan minyak Blok Maleo yang dikelola oleh PT Santos Madura Offshore Pty Ltd oleh Pemprov Jawa Timur.  Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumenep, Dwita Andriani menjelaskan, posisi Blok Maleo sebenarnya berada di bawah 4 mil lepas laut wilayah Sumenep, bila ditarik lurus dari pulau lain. Tepatnya, di kepulauan Giligenting, Sumenep.  "Blok Maleo yang merupakan kekayaan Sumenep itu, hilang selama 5 tahun yakni DBH migasnya masuk ke Provinsi Jawa Timur," kata Ita panggilan akrab Dwita Andriani, Senin (9/1).  Menurut legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Blok Maleo rata-rata mampu memproduksi 100 juta kubik gas per hari atau dana bagi hasil yang seharusnya diperoleh Sumenep sekitar Rp 65 miliar pertiga bulan.  Ji...

Foto Gelandang Real Madrid Seret Wartawan ke Penjara

Gambar
POSE bugil pasangan gelandang Real Madrid Sami Khedira bersama sang kekasih, Lena Gercke, membawa korban. Sejumlah wartawan Tunisia ditangkap dan dijebloskan ketahanan oleh kepolisian setempat karena mempublikasikan foto panas Sami Khedira dengan pacarnya itu. Menurut berita yang dilansir Reuters, surat kabar tersebut menayangkan foto Khedira, yang menggunakan tuksedo hitam. Dalam foto panas itu memperlihatkan Khedira tengah menutupi payudara sang pacar yang berpose bugil dengan tangannya. Foto yang dirilis Attounissia pada Rabu lalu, itu aslinya terdapat di sampul depan majalah GQ Jerman edisi Februari. Foto itu mengundang amarah jaksa penuntut umum negara yang berbasis hukum Islam tersebut. Berdasarkan keterangan juru bicara Kementerian Kehakiman Tunisia, Chokri Nafti, ada tiga wartawan Attounissia yang ditahan karena menayangkan foto yang dinilai tidak senonoh tersebut. Ketiga wartawan itu Nasreddine Ben Said (penerbit), Habib Guizani (editor kepala) dan Hedi Hidhri (editor ...

Jatuh Cinta pada Cleopatra Stratan – Zunea Zunea

Gambar
Pagi ini lagu  Zunea Zunea  dari  Cleopatra Stratan  untuk berulang kalinya kembali terdengar di kantor. Lagu yang sebenarnya muncul beberapa tahun lalu kini kembali hit di kantor….. Zunea-Zunea by Cleopatra Stratan Intr-o seara cu Costica Eu c-o sticla, el c-o sticla Am udat cu mana noastra Florile de pe fereastra Restul ce-o ramas in sticla I-am turnat si lui pisica Nu stiu floarea ce-o sa simta Dar pisica d-amu canta Si noi cantam cu dansa Hop-pa zunea zunea Hop-pa toata lumea Lumea toata ii incantata De pisica talentata Hop-pa hai ca-i buna Hop-pa nu-i o gluma Toti il cata pe Costica Sa le mai aduc o sticla Sa le mai aduca o sticla Toti il cata pe Costica Sa le mai aduca o sticla Pestisorii sa nu taca Le-am turnat si lor oleaca Numai ratele din curte Mute-au fost si-au ramas mute Nu stiu ce-o sa fie maine Dar acum la toti le e bine Cum se vede mai Costica Sigur n-o fost apa-n sticla Dar ce-o fi fost acolo? Hop-pa zunea zunea Hop-pa toata l...

IKuti dan Saksiakan Festival Bintang Nasyid Islami 2012

Gambar
Segera.........!!! IKuti dan Saksiakan Festival Bintang Nasyid Islami 2012..................Segera .....! Tunggu informasinya di 102,9 nada fm Sumenep www.nadafm.net atau simak harian surat kabar Memorandum madura halaman 14 (Taretan Dhibi')

Sumenep Gagas Seminar Kebangsaan Satu Bangsa, Satu Perdamaian dan Satu Kesejehteraan

Gambar
SP/Etto Hartono BUPATI Sumenep, A Busyro Karim saat mempresentasikan kekayaan Migas Sumenep dalam seminar kebangsaan di Pendopo Agung Keraton. Baru pertama kali, seminar kebangsaan di gelar di Pendopo Agung Kabupaten Sumenep, Madura dengan tema "Satu Bangsa, Satu Perdamaian, dan Satu Kesejehteraan". Nara sumber yang hadir yakni DR Gde Pradnyana (Kepala Divisi Humas, Sekuriti dan Formalitas BP Migas), A Busyro Karim (Bupati Sumenep), KH Salahudin Wahid (Ketua Gerakan Integritas Nasional), AKBP Dirin (Kapolres Sumenep).  ADAPUN dari kalangan media, hadir sebagai nara sumber, Sunu Diyantoro (Editor Bidang Politik Majalah Tempo), Teguh Santoso (Pimred Rakyat Merdeka Online ), dan moderator Tri Agung Kristanto (Redaktur Politik dan Hukum Kompas). Seminar ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep bekerjasama dengan Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (BP Migas) dan Gerakan ...

Laundry Era 1916

Gambar
Baju anda kotor? Bawalah ke penatu atau sering disebut binatu alias laundry. Kalau saat ini pekerjaan di penatu didominasi perempuan, dulu di tahun 1916 sektor ini dikuasai lelaki. Kartupos ini memperlihatkan proses pencucian di penatu dimana delapan pekerja yang semuanya kaum Adam sedang bekerja keras. Beberapa baju dan peci yang dilepaskan ditaruh di atas dinding di belakangnya. Orang sebelah kiri dan sebelah kanan tampaknya kepanasan. Mereka menggunakan baju basah untuk menyegarkan kepalanya. Di kartu pos ini terlihat tiga mesin cuci manual yang terdiri dari tong berisi air dan papan cuci. Cucian dimasukkan tong berisi air dan kemudian disabunkan dan digosok di papan cuci. Selain sabun, pada zaman itu juga seringkali dipakai pemutih berwarna biru yang kini sudah jarang dipakai lagi. Kemudian baju diperas agar airnya keluar. Proses ini diulang terus sampai baju bersih dan kemudian baju dikeringk...

Sumenep Dipengaruhi China, Arab dan Eropa

Gambar
Hand Out Seminar Kebangsaan digelar di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (14/2). Sejumlah pejabat dan pemateri hadir saat pembukaan, antara lain (kiri ke kanan) I Gde Pradnyana (Kadiv Humas BPMigas), Soengkono (Wabup Sumenep), KH A Busyro Karim (Bupati Sumenep), Asyhar (Assisten Pemerintahan, Provinsi Jatim), KH Salahuddin Wahid (Ketua Gerakan Integritas Nasional) dan Putut Prabantoro (Ketua Panitia) SUMENEP- Bupati Sumenep KH A Busyro Karim menegaskan kekayaan bangsa Indonesia adalah keberagaman. Keberagaman atau pluralism itu harus dihargai, dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia karena memang demikian adanya struktur kebangsaan Indonesia. Pluralisme harus dibangun dengan pemahaman akan sejarah panjang negara Indonesia. Sejarah panjang negara Indonesia menunjukkan bahwa pluralisme memang menjadi kekuatan. Pembangunan kerajaan Majapahit yang menjadi cikal bakal negara Indonesia juga berdasarkan pluralisme yakni Jawa dan Madura. "Bahkan di Sumenep sendir...

Terimakasih Kepada Bapak Haidar Bagir, Atas Pengakuannya

Gambar
Sepandai-pandai tupai melompat, pasti kan terjatuh juga. Pepatah ini adalah hal pertama yang melintas dalam pikiran  saya ketika membaca tulisan bapak Haidar Bagir di harian Republika (20/1/2012) dengan judul: Syiah dan Kerukunan Umat. Bapak Haidar Bagir dengan segala daya dan upayanya berusaha menutupi beberapa idiologi Si’ah yang menyeleweng dari kebenaran. Walau demikian, tetap saja ia tidak dapat melakukannya. Bahkan bila anda mencermati dengan seksama, niscaya anda dapatkan tulisannya mengandung pengakuan nyata akan kesesatan sekte Syi’ah Imamiyyah. Berikut saya ketengahkan ke hadapan anda tiga pengakuan terselubung bapak Haidar Bagir. Pengakuan Pertama : Data Syi’ah Imamiyah tentang idiologi adanya Al Qur’an versi Syi’ah begitu melimpah dalam berbagai referensi Syi’ah. Wajar bila Bapak Haidar Bagir tidak menemukan cara untuk mengingkarinya. Fenomena ini mengharuskannya menempuh cara selain menutupinya. Dan ternyata Bapak Haidar Bagir lebih memilih cara mengesankan...