Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2012

Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini Karya Taufik Ismail

Tidak ada pilihan lain Kita harus Berjalan terus Karena berhenti atau mundur Berarti hancur Apakah akan kita jual keyakinan kita Dalam pengabdian tanpa harga Akan maukah kita duduk satu meja Dengan para pembunuh tahun yang lalu Dalam setiap kalimat yang berakhiran “Duli Tuanku ?”

Hari Pers, Jurnalis Surabaya Tuntut Kasus Pembunuhan Diungkap

Gambar
Surabaya  – 8 Kasus dugaan pembunuhan jurnalis belum terungkap. Kasus yang muncul sejak tahun 1990-an ini menjadi tuntutan Solidaritas Jurnalis Surabaya di Hari Pers Internasional 3 Mei di Tugu Polri Jalan Darmo. Puluhan jurnalis Surabaya menuntut kasus dugaan pembunuhan jurnalis segera diusut tuntas. Kematian Udin jurnalis Harian Bernas Jogja pada 13 Agustus 1996, disusul Naimullah jurnalis Sinar Pagi pada 25 Juli 1997, Agus Mulyawan jurnalis jurnalis Asia Pers pada 25 September 1999, Muhammad Jamaluddin kameramen TVRI (17 Juni 2003), Ersa Siregar jurnalis RCTI pada 29 Desember 2003. Selain itu pembunuhan jurnalis disusul lagi Herliyanto jurnalis lepas Tabloid Delta Pos Sidoarjo pada 29 April 2006, Alfred Mirulewan dari Tabloid Pelangi (18 Desember 2010). Massa aksi jurnalis ini menunutut para pihak berwenang termasuk