Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

5 Adab Media Sosial ala Aswaja: Menjaga Jempol, Menjaga Pahala

Gambar
Di era milenial ini, dakwah tidak lagi hanya terbatas di atas mimbar masjid atau ruang-ruang kelas madrasah. Dunia digital telah menjadi "mimbar baru" bagi kita semua. Namun, selayaknya memasuki masjid, memasuki dunia digital pun ada adabnya. Sebagai pengikut Manhaj Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), kita dituntut untuk tetap menampilkan akhlakul karimah meskipun hanya melalui ketikan jempol di layar smartphone . Berikut adalah 5 panduan adab bermedia sosial agar aktivitas digital kita tetap bernilai ibadah: 1. Prinsip Tabayyun: Cek Sebelum Share Al-Qur’an telah mengingatkan kita dalam Surah Al-Hujurat ayat 6 untuk selalu melakukan tabayyun (klarifikasi) jika datang suatu berita. Di media sosial, hoaks dan fitnah tersebar secepat kilat. Sebelum menekan tombol "Bagikan", tanyakan pada diri sendiri: Apakah informasi ini benar? Jika benar, apakah bermanfaat jika disebarkan? Menjaga jempol dari menyebarkan berita bohong adalah bagian dari menjaga martabat muslim. 2. Qou...

Bahaya Kecanduan Game Online bagi Generasi Santri

Gambar
Dalam pandangan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) , anak bukan sekadar penerus keturunan, melainkan amanah dari Allah SWT yang kelak akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat. Sebagaimana pesan Rasulullah SAW, "Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya" (HR. Bukhari & Muslim). Namun, di era digital saat ini, amanah tersebut tengah menghadapi tantangan besar berupa jeratan Game Online . Jika tidak diwaspadai, kesenangan sesaat ini dapat merusak muru’ah (kehormatan diri) dan masa depan intelektual serta spiritual sang anak. Zhalim Terhadap Waktu: Akar Kemerosotan Akademik Islam sangat memuliakan waktu. Allah SWT bahkan bersumpah demi waktu dalam Surat Al-Ashr. Ketika seorang anak terjebak dalam kecanduan game online, ia sesungguhnya sedang melakukan perbuatan mubadzir terhadap waktu. Penurunan Prestasi Akademik menjadi dampak nyata yang tak terelakkan. Waktu yang seharusnya digunakan untuk muthala’a...