Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2010

Akustik CInta

Gambar
by: Ferry Arbania kupetik malam dengan debar saat tatapmu merimbun disukmaku kutanya engkau dalam sepi adakah langit bertabur cinta...

Kupeluk engkau Dalam Dekapannya

Gambar
by: Ferry Arbania Kepala ini kok pusing yaa mikir kamu atau aku mikir selain kamu mata tak lelap sampai merah namn pusingku tak juga nyerah marah-marah ada yang marah kutanya engkau tentang cemburu kamu pilih geleng kepala aku banjir tanda tanya Lo, kok kepala ini yang pusing ku coba bayangkan dirimu ternyata ada yang lain dibenakku kutanya hati, apakah aku memilihmu ternyata jawabanya adalah dia kudekati dia tapi wajahmu yang mendekat kubelai rambutmu namun dia yang menyodorkan rekah bibirnya ku dekap keduanya, ternyata aku bermimpi......... wkakakkkk, 26 Mei 2010

Iktikaf Rindu

by: Ferry Arbania Menyulam Tafsir cinta Dari Inspirasi Agung Webe HIngga Puisi Rini Kubaca pujian dalam rokaat sujudku, malam ini ... kutandai sejadah dengan tasbih kesetiaan, tapi air mata ini, ya air mata ini tak juga menetas jadi malaikat lalu kubacakan hati ini dengan alif lam mim makrifat-Mu yang menegakdialtar sembah-Yang

Egois

Gambar
by: Ferry Arbania ( Rabu pagi disebuah pesan singkat) Kau kirim aku pesan singkat tanpa identitas kutanya engkau dengan pesan yang sama-sama singkat "biar kutuliskan engkau dengan puisi egois"

Bisamu Basi Berbisa

Gambar
by: Ferry Arbania  jika bisamu hanya sekedar merayu ucapkan saja tak ada rindu buatku ... Jika dihatimu sekeras batu pulangkan saja rasa ini pada semeru biar kulihat engkau dari ketinggian biar kucampak puja pada semilir angin yang setiap saat menerbangkan hasrat ingin Jika jauh setiamu kuingin tak lagi engkau yang mendekat biarlah engkau saja yang berganti hati kuyakin diri untuk permisi dari cintamu yang basa basi. Madura, 24-05-2010

Susunan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum

by: Ferry Arbania Susunan lengkap Satgas Pemberantasan Mafia Hukum: Ketua: Kuntoro Mangkusubroto Sekretaris: Denny Indrayana Anggota: 1. Darmono (wakil jaksa agung) 2. Herman Effendi (Polri) 3. Mas Achmad Santosa (profesional) 4. Yunus Husein (Ketua PPATK Keppres Satgas ini sudah ditandatangani Presiden SBY pada Rabu tanggal 30 Desember 2009. (dari berbagai sumber)

Cerita Dibalik Fakta

by: Ferry Arbania Saya dilahrikan sebagai laki-laki dari laki-laki yang bukan kiyai dengan ribuan santri. Dirumah juga tidak ada anak-anak yang mengaji melantunkan ayat-ayat suci al-Qur'an. Pagi hari, siang dan sore sekalipun, tak ada halaman dan ruangan khusus untuk anak sekolah menimba ilmu disebuah madrasah. Saya hanya laki-laki yang lahir dari pria desa sederhana yang juga dilengkapi dengan kesederhanaan. "Lantas apa yang bisa kau banggakan?" Tanya bapakku seusai shalat maghrib. Saya tidak menjawab pertanyaan itu. Karena saya yakin bokapku hanya menguji emosiku. Kelelakian yang kadang dibanggakan banyak kalangan. Saya sadar, hiudup ini adalah perjuangan. Dan wawasan keilmuan itu bukan karena kita dilahirkan dari keturunan profesor dan pejabat. Tidak juga karena anak dari seorang kiyai. "Ilmu dan wawasan itu nak, hanya bisa diperoleh dengan bitta'allum" Imbuh bapakku pelan. Aku mengangguk meski kurang mengerti. Sepertinya beliau bisa membaca...

Pengumuman Google TV

Gambar
Google sedang mencoba untuk membawa aplikasi jaringan web melalui saluran Televisi di dalam ruang tamu Anda. Raksasa mesin pencari ini merencanakan bulan Mei ini untuk meluncurkan sebuah paket perangkat lunak baru untuk membantu pengembang agar dapat menampilkan internet di TV yang lebih baik, menurut Wall Street Journal Jurnal mengatakan Google TV, merupakan sebuah platform baru yang menggunakan perangkat lunak berbasis android. Android merupakan sebuah sistem operasi yang belum lama dikeluarkan oleh google, dan  hal ini telah menarik banyak minat dari para produsan  TV di seluruh dunia. Google diharapkan untuk menyampaikan berita peluncuran Google TV di Konfrensi Google I/O, yang rencananya akan diadakan pada tanggal 19 dan 20 Mei di San Francisco, California, menurut laporan surat kabar setempat. Dalam konferensi tersebut, Sony juga akan mengumumkan sebuah TV yang dijalankan dengan performance chip Intel dan perangkat lunak Google, menurut laporan Bloombe...

Advitorial: Laundry 88 Sumenep Multi Aroma

Gambar
"Bersih, Murah Dan Berkualitas" Telah hadir di Sumenep Laundry 88 yang mampu menangani cucian secara profesional. Terima cuci kiloan dan satuan untuk semua jenis pakaian rumah dan kantor. Kami memanjakan anda dengan berbagai macam pengharum pakaian. Aroma Ratu, Aroma Raja, dan Aroma Sekar Ayu dan Aroma pilihan lainya. Pastikan pakaian Anda bersih dalam sekejap. Bersama LOUNDRY 88 SUMENEP' hanya dengan  Rp5 ribu/5 kilo. "Gratis Antar Jemput Dalam Kota" Kontak sekarang juga LOUNDRY 88 SUMENEP' : 0328-77 675 88 atau sms ke 0819 349 605 88.   Informasi selanjutnya silahkan klik di http://laundry88.blogspot.com/

Puisi Tak Kan Pernah Mati

by: Ferry Arbania Jangan menangis penyairku lantaran sajak-sajakmu tak lagi membumi mimbar-mimbar puisi seolah tak layak lagi dibanggakan selengkapnya....

Mengintip Nasib Hari Ini

Gambar
by: Ferry Arbania Jangan lelah menunggu nasib telah berpihak padamu jangan marah mencaci nasi kita masih berlauk terasi lebih baik dari selamanya jika ini keputusan kita mendekatlah!

Sajak Paranormal

Gambar
by: Ferry Arbania Tongkat pusaka yang kau kirimkan padaku malam itu Berupa tombak semar dan bamboo pethuk dan juga keris sabuk inten Benalu bamboo, akik sulaiman dan jampi-jampi Telah kupasang dipinggang dan dinding hatiku. Harini tetamu berjubel dirumahku, menawarkan batu anti tembak Untuk keperluan unjuk rasa hura-hura Lainnya lagi menenteng keris cung pet, golek kencono dan pusaka tombak semar juga Tapi bukan itu yang kucari. Sore hari selepas penat Seorang ibu satu anak menyaranku memiliki mangkuk anti racun Sambil memperlihatkan piring anti basi Lengkap kembang sirihnya yang segar Semua diperlihatkan dengan pasti, Tapi aku tak juga tersugesti juga Malam harinya seorang lelaki beralis putih Dating mengetuk pintu depan Kujamu dengan ramah meski tanpa tamah Lelaki itu membawa barang pusaka yang berbeda Namun katanya lebih memiliki pamor martabat, kharismatik, ketangguhan, kewibawaan, keluhuran, derajat, keselamatan dan jiwa kepemimpinan Jawa Timur, 13...

Getah Hujan (Cerpen )

Gambar
by: Ferry Arbania (belum dipublikasikan di media apapun, keculai di blog pribadiku ini) Hujan mawar dipertiga malam. Jalanan senyap, bulan digigil dingin yang memuncak. Lampu padam, hati bimbang, kesal dan memerah. Kelelawar bersigagap dalam tempurung jambu dan pohon sawu yang tiba-tiba tumbang. Akarnya tercerabut dari tanah. Mata angin menghunus gemasnya. Pohon-pohon bersidekap dalam beku. Meranting senyap pada dahan-dahan mawar yang rebah merangkul genangan air yang kian meninggi. “Jalan tertutup, sebaiknya berbalik arah mencari jalur alternative” Sekelebat bayangan berpesan parau dalam getar gigil yang bergemeretak dalam benturan gigi bawah dan geraham. “Minum kopi hangat Bang?” Perempuan semok setengah baya itu menawarkan jasa sambil menggeser pinggulnya yang aduhai. “ehhhkk, Mamam,,,,makasih Mbak. Waduh, Sudah larut malam kayak gini warungnya masih belum tutup ya?” “ Memangnya kenapa Bang?” Bang Mamad sepertinya kehabisan kata untuk sekedar menjawab pertanyaan...
Gambar
by: Ferry Arbania

Bungkam Yang Mengukuh Cemas

Gambar
by: Ferry Arbania Menyurusuri sajak " bungkam" karya Rini Intama, sama halnya kita menyelami raut malam yang senantiasa bercumbu dalam baris kemilau dan wewangian rasa yang senantiasa mekar dikelopak jiwa. Semisal bait sajakanya ini: malam itu ku cumbu wangi kulitmu sekilas gugup menelungkup mengecup naluri liarku menyuguh rikuh langitku.................   Ada rona merah yang menyemerbak dalam perjalanan hati sang penulis. Ia senantiasa mengisahkan sesuatu yang kadang hanya menjadi bayang-bayang dan hal itu membuat perjalan puisi "bungkam" sepertinya telah: mengukuh cemas ketergesaan menyamar warna ronaku memerah......  <<<<<<<<<<<00000>>>>>>>>>   Bungkam poem by: Rini Intama malam itu ku cumbu...

Sehelai Kain dan percakapan sunyi

Gambar
by: Ferry Arbania       laut ini telah lama tak bergelombang, Ibu            hanya irama kasihmu yang mengalun lembut di nadiku                   memancarkan kemilau cinta yang berbukit-bukit dilangit ketujuh                         "Allah".                                Aku merindukanmu, Ibu                                      sutera kasihmu senantiasa mengancik rinduku           ...

Setangkai Sunyi

Gambar
by: Ferry Arbania Malam ini angin  terasa begitu menggigil dan menyeret bulu kudukku kearah tenggara. Batu manikam, lempengan emas dan minyak bumi yang meruah, sepertinya malam ini akan dikuras habis oleh ketakutanku yang menjelma keranda. Disekelilingku, dikamar  pengap berpagar kamboja putih, pucat. Sesobek kain menggelantung di kamar mandi tua. Angin menliukkan secarik benang yang tergeletak diujung nisan, memandikan sesalku pada langit-langit usia.  Tuhan Maha hidup sedang aku hidup dalam kematian senyap menandai bayang-bayang cinta dan kebencian hati dari sejumput setia yang kau lepas sehabis rokaat. seribu suara berbisik dan merintih dikedalaman sepi kau datang tanpa suara, namun rintihanmu jelas mengalir, menyeruak disela bumi yang kuinjak dingin, pengap dan mengerikan. Apakah cinta benar-benar ingin kau padamkan, mencabut  cahayanya  hingga gelap gulita, dan kau biarkan se...

Sang Pemanah

Gambar
by: Ferry Arbania bagaimana  mungkin kau        menjadi istriku,  sedang cinta telah berbalut tabu.,  laut    dan      gunung-gunung         serta bukit hijau               telah bersetubuh                         dikamar puisiku                                   yang runtuh                                                sebelum ...

DECAK YANG TERBELAH

Gambar
by: Ferry Arbania   Di kerudungmu ‘ku teduhkan hasrat  Purnama mengangkang disela bibirmu yang basah  Perlahan kedipmu memercik anggur dibenakku, ‘ku jilati semerbak napasmu dengan do’a dan kepastian  wahai yang diwajahmu berpoles kidung sorgawi,  izdinkan aku berkhayal tentang buah khuldi itu  biarpun jenuh jarak melemparku kelempengan ruh waktu  meski ku sadari aku takkan binatang jalang  dari kumpulan Chairil yang benar-benat terbuang  aku ‘kan tetap menunggumu dilaut cemasku  lantaran sekujur senyum yang menetas di sela pertemuan kita telah membelah mimpiku kian pasti  laut dan garam sudah saling berserah peluk  tapi hati dan seluruh getar  yang menghidupkan rahasia kita  tak mampu ku bendung hasrat yang kian pubertas  dawainya telah menidurkan terompah waktu  yang menggeliat-geliat di tembok jiwa ku entah berapa lama ku simpan risalah hati in...

Syair Togel

Gambar
C atatan Gelap Dari Si Toto Gelap by: Ferry Arbania Jaman modern ini, orang-orang jahiliyah sepertinya terbangun kembali, meracik kebodohan baru, hingga merontokkan  gedung-gedung nasib yang melipat dalam kecupan permaisuri hati.... toto gelap itu, kini menggelapkan pikiran, membenarkan kegelapan dan menyuburkan kemiskinan yang digerombolkan. toto gelap telah menjadi gaya hidup yang  dilegalkan, orang-orang telah luar kepala mengingat angka-angka pengharapan. toto gelap di negeri ini, seperti hendak menggandakan nasib yang tertuang di rahim kesia-siaan.

Refleksi Hari Perawat Internasional 12 Mei 2010

Gambar
Hari ini, 12 Mei kembali kita jumpai. Para Ksatria Keperawatan Indonesia mungkin ada yang senang dengan datangnya 12 Mei, mungkin ada yang sedih, bahkan mungkin ada yang apatis. Hari Perawat Internasional (International Nurses Day)… Jika pada tahun 2009 tema yang diambil adalah Delivering Quality, Serving Communities : Nurses Leading Care Inovation , maka tema yang diambil dalam 12 Mei 2010 ini adalah Delivering Quality, Serving Communities : Nurses Leading Chronic Care . Memang setiap tahun ICN (International Council of Nurses) selalu memberikan tema berbeda untuk peringatan 12 Mei. sumber: google search

Lembur Mengancam Jantung Anda.....

Gambar
Riset terbaru di Inggris menyatakan, orang yang sering bekerja lembur dengan menghabiskan waktu 10 hingga 11 jam sehari berisiko lebih tinggi mengalami sakit jantung. (more..)

kelahiran puisi

Kelahiran puisi tidak sama persis dengan kelahiran sang penyair. Puisi lahir saat penyair menemukan letupan gelombang yang terpancang di nuraninya. Gelombang yg dilahirkan dari potret nyata yg di abstrakkan. Ataupun sebaiknya. Bagi saya, penyair adalah Orang Gila yang sehat Jiwanya. maka, puisi..adalah suara kebenaran. ...Kegombalan yang menghantarkan suara Tuhan..................lewat pesan singkat sebuah puisi.

Dilema Penyair

Kau Apakan Statusku : catatan Ferry Arbania Hendak kau apakan statusku berkali-kali kau datang dengan p...ermintaan yang sama menyuruhku menuntaskan ciuman angin sambil menidurimu diranjang bulan entah apa maumu aku tak paham dengan status rumitmu setelah sebelumnya kau pasang jurus hubungan tanpa status malam ini, kau datangi aku lagi dengan status yang tak tersedia mengencani permintaan yang aneh dan tak bisa kuturuti mau kau apakan statusku jika malam ini bukan langit kita bisakah kau pergi dan datang sebelum sujudku tuntas di dermaga atau kau karamkan aku dilaut jilbab yang pernah diajarkan ainun nadjib, sebagai ganti kepura-puraan musim catatlah satatusku dengan kejujuran dan jangan pernah memintaku menidurkan penatmu. aku hanya ingin tak ada rahasia hingga datang masa indahnya dan kitapun, tak lagi berebut senggama (Pesisir laut Ambunten, 3 Mei 2010)

salam hangat buat buat pemilik Debar......

debarmu telah meringkuk di separuh jiwaku malam ini. Lihatlah bulan yang kuutus dikeningmu, malam ini kembali melampir langit rinduku, membuka cakrawala hati yang tersengal. Hingga akhirnya purnama berkacak dibelakang rumah kita, menandai sekeping hati yang dahaga dalam sebuah pertemuan hati,.,,,
Sutera Sutera ditemukan pada 2640 B.C (sebelum tahun masehi) di China. Bahan dasarnya adalah kepompong. Secara lengkap, asal usul dan proses pemeliharaan dan pembuatan sutera adalah sebagai berikut : Satu sore Permaisuri His Ling Shih dari kerajaan China asik menikmati secangkir the panas dibawah keteduhan pohon mulberry. Putri yang hidup 2640 sebelum masehi ini dikejutkan dengan jatuhnya kepompong ulat sutera ke dalam cangkir teh. Beberapa detik kemudian kekagetannya berubah menjadi kekaguman melihat kehalusan serat yang terurai dari kepompong tersebut. Permaisuripun meminta para dayang mengumpulkan lebih banyak kepompong yang kemudian diternakkan dan ditenun secara rahasia di balik tembok istana hingga 3000 tahun berikutnya. Walaupun hukuman mati dikenakan pada mereka yang membawa telur ulat sutera keluar China, pada abad enam Masehi dua orang biksu berhasil menyelundupkan bibit pohon mulberry beserta telur ulat sutera. Tak pelak beberapa negara lain mulai memproduks...

Registrasi Ruang Baca Tempo

Terimakasih telah Mendaftarkan diri menjadi Anggota Komunitas Ruang Baca Tempo, Informasi Keanggotaan Anda telah kami kirim ke email Anda. Ringkasan Data Diri Anda adalah : Nama Ferry Arbania Tempat Lahir Sumenep Alamat Jl. KH. Mansyur 65 A Sumenep Email ferry.arbania@gmail.com User Name Ferry Arbania

Ulat Sutera Di Kantong Dewan

Gambar
Cerpen: Ferry Arbania Hp. 087812108800 Seorang anggota dewan yang baru saja dilantik dan dimabil sumpahnya, datang padaku pada suatu malam dan bertanya tentang langkah apa yang harus diambil untuk memperbaiki citra anggota dewan yang akhir-akhir ini banyak dibicarakan rakyat jelata. Sebelum memulai perbincangan seirus, Aji anggota dewan dari daerah pemilihan 3 berkirim fatihah pada almarhum KH. Abdur Rahman Wahid atau lebih populer dengan sebutan Gus Dur. Dalam do'anya ia meminta agar dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, dirinya  tidak seperti taman kanak-kanak seperti yang pernah diucapkan almarhum guru bangsa, mantan presiden kita juga. "Menurutmu lebih enak mana komisi A dengan komisi B" "Saya tidak membedakan, semua komisi sama-sama punya tugas berat yang harus di jalankan dengan sungguh-sungguh". " Saya tanya seperti itu, karena saya ingin menegur para oknu camat". "Ada apa dengan para camat itu". " ...

Cerpen Pilihan: Langit Makin Mendung

Cerpen: Kipandjikusmin LAMA-LAMA mereka bosan juga dengan status pensiunan nabi di surgaloka. Petisi dibikin, mohon (dan bukan menuntut) agar pensiunan-pensiunan diberi cuti bergilir turba ke bumi, yang konon makin ramai saja. “Refreshing sangat perlu. Kebahagiaan berlebihan justru siksaan bagi manusia yang biasa berjuang. Kami bukan malaikat atau burung perkutut. Bibir-bibir kami sudah pegal-pegal kejang memuji kebesaran-Mu; beratus tahun tanpa henti.” Membaca petisi para nabi, Tuhan terpaksa menggeleng-gelengkan kepala, tak habis pikir pada ketidakpuasan di benak manusia…. Dipanggillah penanda-tangan pertama: Muhammad dari Medinah, Arabia. Orang bumi biasa memanggilnya Muhammad saw.. “Daulat, ya Tuhan.” “Apalagi yang kurang di surgaku ini? Bidadari jelita berjuta, sungai susu, danau madu, buah apel emas, pohon limau perak. Kijang-kijang platina, burung-burung berbulu intan baiduri. Semua adalah milikmu bersama, sama rasa sama rata!” “Sesungguhnya bahagia lebih...