by: Ferry Arbania
Postingan
Menampilkan postingan dari Juli, 2010
Sajak Telat Bulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
by: Ferry Arbania
ku tak bisa mengabulkan keinginannmu
sekalipun aku bisa
tak kan kuturut permainan bisa mu
dirumah hati ini
telah kuikat engkau dengan ciuman pertamaku
sebulan kau telat tak bisa menggodaku
lalu kukecup saja keningmu
biar luluh tak tergoda bintang
namun tetap saja kau pergi tak membawa kelamin
tiga bulan berikutnya
kau datang membawa rayu
memperkenalkan janin yang entah milik siapa
kuelus perutmu dengan do'a
"semoga kau tak benar-benar hamil muda"
7 bulan berikutnya
kau telpon aku dengan suaramu yang perawan
kugagahi saja nomor pribadimu
dengan senggama air mata
9 bulan berikutnya
kau kirim aku pesan singkat
kujawah renyah dan pelan
sembari kulempar tanya
"Siapakah suamimu"
9 bulan 7 hari dikemudian hari
tak kau balas juga pertanyaanku
ku pinta naluri bercanda dengan tingkahmu
berjalan dari satu tafsir ke tafsir lainnya
hingga kutemukan jawabnya disini
"Kau memang bajinga...
Telah hadir Buku Antologi Puisi “Ruang Jingga”
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
Puluhan Praktisi Pers Lakukan "Manifesto Kemerdekaan Pers 2010"
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
Sekitar 50 orang praktisi pers, hari Senin (20/7), menyiarkan "Manifesto Kemerdekaan Pers 2010" atas keputusan "aneh bin ajaib" pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang melarang penayangan Headline News Metro TV selama 7 hari dan mengharuskan melakukan permohonan maaf sebanyak 3 kali sehari selama 3 hari berturut-turut. Menurut pihak KPI, pengenaan sanksi ini dilakukan karena Metro TV telah menayangkan video porno saat pemberitaan razia video porno di sebuah warnet di Trenggalek, Jawa Timur. KPI Pusat menemukan adegan tersebut pada penayangan program Headline News tanggal 14 Juni 2010, Pukul 05.00 WIB. Dalam manifesto itu disampaikan, pertama, bahwa kemerdekaan pers adalah merupakan hak asasi manusia dan hak asasi warga negara yang dilindungi oleh UUD 1945, kemerdekaan pers adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses dan buah reformasi, sekaligus merupakan dasar-dasar demokrasi. Oleh sebab itu UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers dengan ...
Sepenggal Mawar
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
by: Ferry Arbania Mawar malam yang pucat jatuh bersimpuh dikamar sunyi kusaksikan sedu sedan para kekasih meniupkan kekesalan pada hampa sembari kubalut wajah purnama yang menyisa diruang hati entahlah aku tak bisa memanjakanmu malam ini kecuali pasrah menyaksikan maut menari telanjang di rongga dadamu yang putih innalillahi wainna ilaihi rojiun......... (jum'at malam 16 Juli 2010 di sebuah sungai mawar berduri)
ritme cinta seindah kembang
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
Sufistik Cinta
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
by: Ferry Arbania kutandai hari-harimu dengan keringat dan pecahan salam kutuliskan sebait puisi rindu dari belati yang meyilet pertemuan kita berpuluh-puluh ribu kilo jejak langkah yang kau mulai dari sunda kuabadikan senyummu di puncak suramadu dan hari ini.. aku datang lagi menemani jakartamu yang melepuh ditulang sumsumku
Nyanyian Putih (Sepasang Merpati Putih)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
selamat pagi air mata
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
BREAKING NEWS~ Cut Tari Minta Maaf pd Seluruh Masyarakat Indonesia
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
Akar Musim Di paruh Jiwaku
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
by: Ferry Arbania kutanam janji pada akar pohon itu kusirami hari-hari dengan teduh bayangmu sambil berharap kau datang membawa sekeranjang rindu biarkan pohon cinta itu mengakar dalam ketulusan melobangi separuh jiwaku yang pergi entah kemana bersama pagi, disela fajar yang memijar kusambut engkau dengan dekap sayang Madura, 8 Juli 2010
Jika Saja
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
by: Ferry Arbania Jika saja rasa lapar ini membunuhku tak kubiarkan sesuap nasipun hinggap diperutku kuyakini tak ada yang bisa melewati rahasia malam-malamku dikmar hatimu sebab mimpi-mimpi telah beubah jadi sangkakala mabuk dalam tarian ombak dan reruntuhan bukit pun pada sepetak tanah moyang tak kualamatkan nyanyi ini pada siapapun kecualai engkau yang maha merinduku Suramadu, 4 Juni 2010
Tasbihku Berbola
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
by: Ferry Arbania prediksi bola dan juara mirip kontes sapi sonok maduraku bahkan ketika telpon berdering dari Afrika Selatan kudapati air taruh bergelombang menegang dari dompet dan rekening bank yang bersorak, bengkak Ibu-ibu dibiarkan menanak nasibnya sendiri wajah-wajah cemas makin jelas mengapung dari seri ke angka-angka gol rupiah dan dollar dijendela kaca yang bertuliskan stasiun telivisi bola mata cermat mengamat tangan gusar meringkik sms berhamburan kemana-mana dari nomer ponsel sampai ke nomer hotel anak-anak muslim menangis lantaran jilbanya dilepas paksa bapaknya bahkan dari ranting ke jaring perjudian imam-imam masjid kian senyap ditinggal pasukan makmumnya dan majlis taklim berkejar wirid menyilet panjang waktu agartak dibentur jadwal sang juara hingga dini hari berlangsung tasbihku berwajah bola Menuju Afrika, 6 Juli 2010
My Lovely
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
by: Ferry Arbania dengdang itu senantiasa berucap dan tangan-tangan cinta ini senantiasa memintal kesetiaan bahkan….pada tarianmu yang mengangkasa dilangit takjubku tak kutemukan engkau melainkan kekasih menarilah my lovely meski tak keusarungkan dekap dilehermu yang menggugah diamku 5 Juli 2010 (Dari Sumenep Untuk Puisi Kekasih hingga Jakarta-mu)
Kelembutan Sajak dan perempuanku Yang Teduh
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oleh
FERRY ARBANIA
-
by: Ferry Arbania jika kekuatanmu adalah kelembutan maka teduhkanlah hati dengan belai setiamu jika kelembutan adalah kekuatanmu maka ikatlah aku dengan pesona kasihmu aku ingin kau bertambah kuat agar sukmaku terapung dilaut cinta menenggelamkan cahaya sangsi pada teduh pandangmu yang nyaris sempuran