Jempol

by: Ferry Arbania
Jempol ini akan selalu memanggilmu
denngan pesan singkat dan kemarahan
ada kata-katamu yang menyeruak
menuliskan pengap pada polusi  eksotika
sesudah itu,
kau kabarkan aku air mata

jempol ini akan selalu menjagamu
dengan pesan singkat dan cinta

membangunkan rindumu dengan satu dua ciumanku
setelah itu kau temui aku
dengan sungging senyummu yang jempolan.
░░█░█▀▀░█▀█▀█░█▀█░█▀█░█░░░
░░█░█▀░░█░█░█░█▄█░█░█░█░░░
▄▄█░█▄▄░█░░░█░█░░░█▄█░█▄▄░
Jawa Timur, 18 Juni 2010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Samudra Rasa dan Tiang Ruh: D. Zawawi Imron Mengurai Pancasila sebagai Jantung Iman

Cermin Malam Kiai Sahli: Merengkuh Jejak Cinta dan Luka di Wajah Bumi

Pentingnya Akidah Sejak Balita: Tuntunan Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Mendidik Anak