Sufistik Cinta

by: Ferry Arbania
kutandai hari-harimu
dengan keringat dan pecahan salam
kutuliskan sebait puisi rindu
dari belati yang meyilet pertemuan kita

berpuluh-puluh ribu kilo
jejak langkah yang kau mulai dari sunda
kuabadikan senyummu di puncak suramadu
dan hari ini..
aku datang lagi menemani jakartamu
yang melepuh ditulang sumsumku

Komentar

  1. suaramu yang mengalun
    potongan baitbait puisimu
    telah menyusuk masuk merasuk sukma

    BalasHapus
  2. suara yg menyusun asa
    pada gerai puisi jingga yang membara...........

    BalasHapus

Posting Komentar

Ferry Arbania , Sahabat Indonesia

Postingan populer dari blog ini

Samudra Rasa dan Tiang Ruh: D. Zawawi Imron Mengurai Pancasila sebagai Jantung Iman

Cermin Malam Kiai Sahli: Merengkuh Jejak Cinta dan Luka di Wajah Bumi

Pentingnya Akidah Sejak Balita: Tuntunan Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Mendidik Anak