Sayap Mawar

by: Ferry Arbania


Barangkali kau sudah jenuh menatap kesungguhan ini
Atau kau hendak pergi dan hijrah ke tautan hati
Meninggalkan kesempurnaan cinta
Mengenang pahit madu dan nikmatnya anggur kenangan

Jika memang sudah bosan
Palingkan wajahmu dari gombalnya sangsi
Lalu kembali pada ciuman pertamaku
yang kau terbangkan diantara sayap mawar

16082010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Samudra Rasa dan Tiang Ruh: D. Zawawi Imron Mengurai Pancasila sebagai Jantung Iman

Cermin Malam Kiai Sahli: Merengkuh Jejak Cinta dan Luka di Wajah Bumi

Pentingnya Akidah Sejak Balita: Tuntunan Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Mendidik Anak