Sujud

by: Ferry Arbania


Ya Allah tuhan raja diraja
telah sampai malam pada peredarannya
dimana hati telah bergegas mencumbui-Mu
dalam sujud dan tasbih

saat hari menenggelamkan diri pada ufuk barat
kutemukan wajah sunyi kembali bernyanyi dengan air mata
tetapi tidak dengan luka
kami hanya ingin mengembalikan sujud pada-Mu
mengharumi kamar takbirku dengan nyanyian cinta
meski kuyakini tak kan pernah selesai
aku khan setia memenuhi panggilan ilahiyah suci

Ya Yang Maha Seksama
ajari aku berasma-Mu
dalam detak dan detik
tanpa suara tanpa kata-kata

Allahusshomad!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Samudra Rasa dan Tiang Ruh: D. Zawawi Imron Mengurai Pancasila sebagai Jantung Iman

Cermin Malam Kiai Sahli: Merengkuh Jejak Cinta dan Luka di Wajah Bumi

Pentingnya Akidah Sejak Balita: Tuntunan Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Mendidik Anak