Kurindukan Puisimu

by: Ferry Arbania


kurindukan puisimu dalam sajak-sajakku
temani hari dengan lenguh bintang dan prunama
mari berjabat hati
ulurkan rasa dengan setia
jangan sampai hati menjadi layu
dan tatapan kita pudar dalam kumpulan sajak gemilang.

semisal gerutu batu
gundah itu memercik dari gelombang arus yang dahsyat
dan ngilunya membuat hati kian menjadi perih
tersenyumlah sahabat hatiku......
kau masih punya cakrawala yang setia berkumandang dengan lagu-lagu harapan..
salam dari Madura
Ferry Arbania
11092010/12.09 wib

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Samudra Rasa dan Tiang Ruh: D. Zawawi Imron Mengurai Pancasila sebagai Jantung Iman

Cermin Malam Kiai Sahli: Merengkuh Jejak Cinta dan Luka di Wajah Bumi

Pentingnya Akidah Sejak Balita: Tuntunan Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Mendidik Anak