Runyam dan Cemburu

by: Ferry Arbania
'by: Ferry Arbania

jangan remehkan cemburu sayang
biarkan aku memagut hatimu dengan kecupan
biarkan tangan-tangan cinta meluruskan kemesraan
percayalah, aku tak mau kehilanganmu

Sumenep, 10 September 2010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Samudra Rasa dan Tiang Ruh: D. Zawawi Imron Mengurai Pancasila sebagai Jantung Iman

Cermin Malam Kiai Sahli: Merengkuh Jejak Cinta dan Luka di Wajah Bumi

Pentingnya Akidah Sejak Balita: Tuntunan Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Mendidik Anak