Pelaminan Jiwa


by: Ferry Arbania

Disini aku mengaji mimpimu
menepis segala keraguan
...demi menyempurnakan hasrat ilalang

walau tak pasti kehidupan cinta
ingin kujelaskan sekali lagi tentang rasa
agar jenuh tak merecoki jiwa
agar kesendirian ilusi membakar sakwa sangka
kau tetap kunikahi dengan sajak-sajak setia

barangkali inilah awal dari akhir cemasmu
mengangkangi lipatan kecil keputus asaan waktu
lalu datang kembali pada muara
tempat kita memandikan asmara purnama

akh cinta
kelewat sempurna menyatakan kecewa

Sumenep, 29 Okt 2010
22.10

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Samudra Rasa dan Tiang Ruh: D. Zawawi Imron Mengurai Pancasila sebagai Jantung Iman

Cermin Malam Kiai Sahli: Merengkuh Jejak Cinta dan Luka di Wajah Bumi

Pentingnya Akidah Sejak Balita: Tuntunan Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Mendidik Anak