Suami Dianiaya Oknum TNI, Istri Minta Pertanggungjawaban

|Jember--Diah Haryani, warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, menuntut pertanggungjawaban TNI-AD, setelah suaminya harus masuk rumah sakit karena dianiaya oknum aparat tersebut.


Sucipto, warga Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Patrang, saat ini dirawat di RS Daerah dr. Soebandi. Rahangnya patah, dan ia kehilangan tujuh giginya.

Sucipto dihajar habis-habisan oleh oknum Batalyon 515 TNI Angkatan Darat, Praka BU, saat melerai keponakannya yang berkelahi dengan keponakan sang oknum tersebut.

"Saya minta pertanggungjawaban. Saya minta semua biaya perawatan ditanggung TNI," kata Haryani, saat ditemui di RS Daerah dr. Soebandi, Senin (22/10/2012).

Sucipto tergolek tak berdaya di ranjang rumah sakit. Ia tak sadarkan diri. Untuk bicara pun ia kesulitan. "Sekarang suami saya tak bisa bekerja," kata Haryani.  (beritajatim.com)

Postingan populer dari blog ini

Samudra Rasa dan Tiang Ruh: D. Zawawi Imron Mengurai Pancasila sebagai Jantung Iman

Cermin Malam Kiai Sahli: Merengkuh Jejak Cinta dan Luka di Wajah Bumi

Pentingnya Akidah Sejak Balita: Tuntunan Ahlussunnah Wal Jama'ah dalam Mendidik Anak